Ringkasan Pengontrolan Kualitas Secara
Berkala
1.
Diagram Kontrol
Pengontrolan
kualitas secara statistik ialah dengan menggunakan diagram kontrol Steward.
Yaitu terdiri atas tiga buah garis mendatar yang sejajar. Sumbu datar
melukiskan nomor sample yang di teliti, dimulai dari sample kesatu, kedua, dst.
Sumbu tegak menyatakan karakteristik yang sedang diteliti, misalnya rata-rata, persentase
dan sebagainya. Garis sentral melukiskan nilai baku yang akan menjadi pangkat
perhitungan terjadinya penyimpangan hasil-hasil pengamatan untuk tiap sample.
Garis bawah yang sejajar dengan garis sentral dinamakan batas kontrol bawah (BKB).
Garis yang menyatakan penyimpangan paling tinggi dari “nilai baku” terdapat sejajar diatas
sentral dinamakan batas kontrol atas (BKA). Jika titik itu di dalam
daerah yang dibatasi oleh BKB dan BKA, dikatakan bahwa proses dalam kontrol,dan
sebaliknya.
2.
Diagram Kontrol rata-rata 
Untuk
membuat diagram kontrol Shewhart menggunkan rata-rata
. Sifat terpenting
yang dimaksud, ialah bahwa rata-rata
berdistribusi normal untuk ukuran sampel n
cukup besar dengan rata-rata
dan simpangan baku
. n minimal 4.
Ø Jika
diketahui, maka diambil garis sentral sama
dengan harga
.
Sentral =
BKA = 
BKB = 
Ø Jika
tidak diketahui, maka
ditaksir oleh
(rata-rata dari rata-rata semua sample yang
diambil.
=
, dibutuhkan minimal
20 sample untuk mengambil
sebagai sentral.
Rata-rata dari rentang semua sample.
=
,
Ø Simpangan
baku
ditaksir oleh :
= 
Ø Dalam
hal
dan
tidak diketahui, dapat dipergunakan ketida
garis diagram kontrol
Sentral = 
BKA = 
BKB = 
Ø
Dapat ditaksir dengan menggunakan
=
,
ialah rata-rata semua simpangan baku sample
3.
Diagram Kontrol Rentang R
Untuk
pengontrolan kualitas mengenai dispersi atau variasi, meskipun diagram kontrol
dapat pula digunakan.
Ø Jika
populasinya berdistribusi normal dengan parameter rata-rata
dan simpangan baku
diketahui, maka ;
Sentral =
d2
BKA = D2 
BKB = D1 
Ø Jika
dan
tidak diketahui, maka ;
Sentral =

BKA = D4 
BKB = D3 
4.
Diagram Kontrol Proporsi 
Untuk
produk yang dinyatakan dalam data atribut, dengan penggolongan dilakukan atas
dua kategori atau lebih.
Ø Jika
proporsi rusak dari distribusi binom besarnya diketahui dan sama dengan
, maka diagram kontrol
tiga simpangan baku untuk proporsi
;
Sentral =

BKA = 
BKB = 
Ø Jika
tidak diketahui, maka ;
Sentral =

BKA = 
BKB =
5.
Diagram Kontrol Untuk Cacat c
Ø Jika
rata-rata untuk distribusi poisson ini diketahui sama dengan c, maka :
Sentral =
c
BKA = c +3 
BKB = c - 3 
Ø Jika
rata-rata untuk distribusi poisson ini tidak diketahui sama dengan c, maka :
Sentral =

BKA = 
BKB = 